Artikel dan Berita

Cara Mengatasi Kulit Terbakar Matahari

Cara Mengatasi Kulit Terbakar Sinar Matahari di Musim Panas

Category: Info Sehat, PKRS Comments: 0

Kulit terbakar sinar matahari (sunburn) dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada kulit yang penting untuk segera diatasi dengan tepat. Kondisi kulit terbakar merupakan kondisi yang dapat terjadi akibat terlalu lama terpapar sinar matahari ultraviolet (UV).

Terjadinya luka bakar, dehidrasi, hipertermia, syok, bahkan berisiko mengancam nyawa ini juga merupakan kasus yang lebih parah akibat paparan sinar matahari terlalu lama.

Cara Mengatasi Kulit Terbakar Matahari

Berikut merupakan sejumlah cara mengatasi kulit terbakar matahari yang bisa dilakukan dengan mudah dirumah bagi #temansehat untuk lebih tepatnya simak penjelasannya sebagai berikut:

1. Dengan Kompres Dingin

Meletakkan kompres dingin pada kulit yang terdampak diketahui dapat membantu meredakan rasa perih dan peradangan pada kulit yang terbakar oleh sinar matahari.

2. Mandi dengan Air Sejuk

Untuk meredakan rasa tidak nyaman pada kulit yang terbakar karena sinar matahari bisa dilakukan dengan mandi air sejuk juga menggunakan sabun mandi yang mengandung bahan lembut dan diformulasikan khusus untuk kulit sensitif.

3. Menggunakan Masker Timun

Menggunakan masker timun merupakan salah satu perawatan kulit terbakar matahari yang mudah dilakukan. Hal ini dikarenakan timun mengandung senyawa yang bersifat antioksidan dan analgesik sehingga mampu meredakan berbagai gejala kulit terbakar sinar matahari.

4. Meletakkan Kompres Kantong Teh Dingin

Meletakkan kompres kantong teh dingin  terutama teh hijau atau teh hitam pada kulit yang terbakar juga dapat mengatasi sunburn. Sebab, teh hijau dan teh hitam memiliki kandungan asam tanat yang mampu membantu meredakan sensasi panas dan perih pada kulit yang terbakar. Dan juga memperbaiki kerusakan pada kulit yang mengalami sunburn.

5. Tidak Memencet Kulit yang Melepuh

Hindari menggaruk dan memencet kulit yang melepuh akibat sunburn karena hal tersebut justru berisiko menyebabkan infeksi yang dapat memperburuk kondisi. Selain itu, disarankan untuk mengenakan pakaian yang longgar guna menghindari gesekan pada kulit yang bisa memperparah gejala sunburn.

6. Mengoleskan Gel Lidah Buaya

Mengoleskan gel lidah buaya pada kulit merupakan cara mengatasi sunburn secara alami berikutnya selain mandi dengan air sejuk. Gel lidah buaya diketahui mengandung mineral, enzim, antioksidan, vitamin C, dan vitamin E yang tinggi sehingga dapat membantu melembapkan kulit yang terbakar.

7. Menghindari Produk Pelembap yang Mengandung Petroleum

Penting menjaga kelembapan kulit merupakan hal yang harus dilakukan untuk menangani iritasi pada kulit akibat paparan sinar matahari. Namun, disarankan untuk menghindari produk pelembap yang mengandung petroleum karena bahan tersebut dapat memperparah gejala sunburn pada kulit.

Hindari pula produk perawatan kulit yang mengandung bahan berakhiran -caine, misalnya seperti benzocaine, karena dapat menimbulkan reaksi alergi dan iritasi pada kulit.

8. Mengoleskan Madu Murni

Mengoleskan bahan alami seperti madu dapat digunakan untuk membantu meredakan gejala sunburn pada kulit. Kandungan gliserin yang bekerja sebagai humektan merupakan senyawa yang berfungsi untuk menarik air dari lingkungan sekitar dan mengumpulkannya di struktur kulit permukaan terluar.

9. Menggunakan Minyak Kelapa

Minyak kelapa organik disarankan sebagai upaya mempercepat proses pemulihan akibat terbakar sinar matahari. Namun tidak disarankan bagi yang memiliki tipe kulit yang berminyak dan rentan berjerawat karena dapat menyumbat pori-pori kulit sehingga berisiko menimbulkan jerawat.

10. Berkonsultasi dengan Dokter

Berkonsultasi dengan dokter merupakan salah satu cara mengatasi kulit terbakar sinar matahari yang penting untuk dilakukan terlebih jika gejala sunburn tidak kunjung menghilang. Dengan begitu, dokter dapat memberikan tindakan medis dan meresepkan obat-obatan, seperti ibuprofen, aspirin, atau naproxen, untuk mengurangi rasa nyeri serta efek peradangan pada kulit akibat paparan sinar matahari.

Dokter Spesialis Kulit & Kelamin RSi Unisma

Itu dia sejumlah cara mengatasi kulit terbakar matahari yang dapat dilakukan dengan mudah. Namun, jika efek sunburn pada kulit tidak kunjung membaik dan disertai dengan gejala tidak biasa lainnya, seperti demam, menggigil, serta nyeri kepala, segera kunjungi rumah sakit Malang RSI Unisma untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat dari dokter kami.

Anda dapat menggunakan fitur pendaftaran online via whatsapp yang menyediakan informasi lengkap mengenai jadwal serta pembuatan janji temu dengan dokter spesialis kulit dan kelamin di RSI Unisma. Tunggu apalagi…

Jangan tunda berobat #AyokeRSIUNISMAaja

5/5 - (1 vote)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *