dr Wahyudi

Amankah Vaksinasi Booster Saat Puasa? Yuk Simak Penjelasannya

RSI Unisma Malang – Saat ini Vaksin booster diburu masyarakat. Meskipun grafik kasus Covid sudah melandai, Vaksin Booster menjadi salah satu syarat mudik di tahun 2022 ini. Karenanya, vaksin yang ketiga kalinya tersebut menjadi kebutuhan masyarakat.

Namun, di saat puasa, apakah vaksin aman untuk kesehatan? Dokter umum Rumah Sakit Islam (RSI) UNISMA beberkan pemahaman tentang hal tersebut dalam acara Bincang Ramadhan yang diadakan nuonline Jatim pada Jumat (8/4/2022)

Menurutnya, sampai saat ini hampir jarang sekali ditemukan reaksi yang sifatnya harus kita membatalkan puasa. Sebab, reaksi imunitas tubuh tiap orang berbeda, tergantung pada kondisi kesehatan seseorang apalagi yang mempunyai riwayat alergi atau penyakit.

“Biasanya reaksi jangka pendek saja yaitu reaksi yang sifatnya karna nyeri disuntik atau mungkin karna reaksi alergi yg sifatnya sensitif sekali sehingga mengakibatkan reaksi yang cepat seperti anafilaktik syok,” jelasnya.

Ia merekomendasikan untuk mengkonsumsi buah atau sayuran di saat puasa. Hal ini akan meningkatkan daya tubuh dan kekebalan imunitas, sehingga ketika disuntik tubuh tidak lemas. Dirinya juga berharap vaksinasi dilaksanakan malam hari agar tubuh cukup nutrisi setelah berbuka.

“Kalau bisa pemerintah dapat melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap umat Islam pada malam hari bulan Ramadhan. Jika proses vaksinasi pada siang hari saat berpuasa dikhawatirkan menyebabkan bahaya akibat lemahnya kondisi fisik,”

Ia berpesan kepada Umat Islam untuk berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh Pemerintah. Hal ini dalam rangka mewujudkan kekebalan kelompok dan terbebas dari wabah Covid.

“Melakukan vaksinasi Covid-19 bagi umat Islam yang berpuasa dengan injeksi intramuscular hukumnya boleh sepanjang tidak menyebabkan bahaya (dlarar),”

artikel ini juga sudah diterbitkan di nuvoice

Bagikan

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kebijakan Halal RSI Unisma